Masjid cagar budaya berusia sekitar lima abad dengan pagar bata merah dan perpaduan langgam Arab dan Tionghoa.
Insider tip
Perhatikan pagar batanya dari dekat. Piring keramik tertanam di beberapa bagian, sisa kebiasaan menghias tembok dengan barang dagangan dari Tiongkok.
Masjid tua di Jalan Panjunan yang usianya sekitar lima abad. Pagarnya bata merah tanpa plester, dan bentuk gapuranya masih mengikuti langgam Jawa pra-Islam. Perpaduan unsur Arab dan Tionghoa terlihat di ragam hiasnya. Bangunan utamanya kecil, jadi kunjungannya singkat. Statusnya benda cagar budaya.
Nama Panjunan berasal dari kata jun, tempayan tanah liat. Kampung ini dulu dihuni perajin gerabah pendatang. Masjidnya jadi tanda bahwa Islam masuk Cirebon lewat jalur dagang dan pelabuhan, bukan lewat penaklukan.
Buka setiap hari dan paling ramai menjelang waktu salat. Sekitar 10 menit berkendara dari Stasiun Cirebon Kejaksan. Lepas alas kaki, dan pakai pakaian tertutup kalau masuk ke ruang salat.