Masjid 1748 dengan menara mirip pagoda, salah satu masjid tertua di Semenanjung Melayu.
Insider tip
Lihat kolam wudu dengan tiang lampu besi bergaya Moor dan lampu gantung Victoria di ruang salat. Banyak orang hanya memotret menaranya lalu pergi.
Kids: plan ahead
Masjid aktif. Anak perlu tenang, sepatu dilepas, dan pakaian menutup bahu dan lutut.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Masjid yang didirikan pedagang Muslim India pada 1748, salah satu masjid tertua di Semenanjung Melayu. Bangunan kayu aslinya dibangun ulang dengan bata pada 1872. Arsitekturnya campuran Sumatra, Tionghoa, Hindu, dan Melayu. Menaranya mirip pagoda, mimbar kayunya berukir gaya Hindu dan Tionghoa, dan ubinnya dari Inggris dan Portugal.
Atap tumpang dan menara pagodanya menunjukkan bagaimana pedagang India, tukang Tionghoa, dan tradisi Melayu bertemu di satu bangunan. Namanya dari Kampung Kling, kampung tempat para pedagang India dulu tinggal.
Letaknya di Jalan Tukang Emas, beberapa langkah dari Jonker Walk. Non-Muslim boleh melihat di luar waktu salat. Hindari Jumat siang. Lepas sepatu sebelum masuk area salat.