Museum negeri sejak 1915 dengan Rumoh Aceh di halaman dan lonceng perunggu Cakra Donya dari masa Dinasti Ming.
Insider tip
Perhatikan tinggi kolong Rumoh Aceh. Ruang di bawah lantai dipakai untuk menenun dan menyimpan, dan tingginya diukur supaya orang dewasa bisa berdiri.
Museum negeri Aceh yang berdiri sejak 1915. Di halamannya ada Rumoh Aceh, rumah panggung kayu yang dibangun tanpa paku. Koleksi yang paling dicari adalah Lonceng Cakra Donya, lonceng perunggu dari Tiongkok masa Dinasti Ming yang menurut catatan dibawa armada Cheng Ho pada awal abad ke-15.
Rumah Aceh dibangun tanpa paku supaya sambungannya bergerak saat gempa, bukan patah. Aceh ada di jalur patahan aktif, dan cara membangun ini adalah jawaban atas gempa yang berulang jauh sebelum 2004.
Buka Selasa sampai Minggu. Rumoh Aceh di halaman bisa dimasuki dan itu bagian yang paling menarik, bukan ruang pamer utamanya. Lepas alas kaki sebelum naik.