Rumah panggung Aceh di Lampisang, dibangun ulang di atas fondasi rumah Cut Nyak Dhien.
Times are the place's local time. Holidays and ceremonies can change them, so check before you travel far.
Insider tip
Ingat bahwa yang Anda lihat adalah rumah hasil pugar. Fondasinya yang asli, jadi perhatikan bagian dasar rumah saat berjalan mengelilinginya.
Rumah panggung kayu berukuran 25 x 17 meter di Lampisang, Peukan Bada. Rumah asli Cut Nyak Dhien dibakar Belanda pada 1896. Yang berdiri sekarang adalah replika yang dipugar pada 1981 dan diresmikan pada 1987, dan hanya fondasinya yang asli. Di dalamnya ada foto dan koleksi tentang perlawanan Cut Nyak Dhien dan Teuku Umar.
Cut Nyak Dhien melanjutkan perang gerilya setelah Teuku Umar gugur pada 1899. Ia ditangkap dalam keadaan rabun dan sakit, lalu dibuang ke Sumedang sampai wafat.
Sekitar 20 menit dari pusat kota ke arah Lhoknga, di pinggir jalan raya Banda Aceh-Meulaboh. Tiketnya murah. Lepas alas kaki sebelum naik ke rumah.