Museum rancangan Ridwan Kamil untuk korban tsunami 2004, dengan lorong air gelap dan ruang silinder berisi nama korban.
Insider tip
Ruang silinder di ujung lorong punya cahaya dari lubang di atas dan akustik yang memantulkan suara. Berdiri diam sebentar di situ sebelum naik ke lantai atas.
Museum yang dirancang Ridwan Kamil dan dibuka pada 2009 untuk mengenang korban tsunami 26 Desember 2004. Pengunjung masuk lewat lorong sempit dan gelap dengan air mengalir di kedua dindingnya, lalu keluar ke ruang silinder tinggi yang dindingnya penuh nama korban. Lantai atas berisi foto, barang temuan, dan penjelasan cara kerja gelombang tsunami. Bangunannya juga dirancang jadi tempat evakuasi vertikal kalau bencana terulang.
Tsunami menewaskan lebih dari 160 ribu orang di Aceh. Hampir semua orang yang Anda temui di kota ini kehilangan anggota keluarga. Museum ini bukan atraksi wisata biasa, dan warga memperlakukannya sebagai tempat berkabung.
Buka Selasa sampai Minggu, tutup Senin. Sediakan sekitar satu jam. Lorong masuknya gelap dan sempit; kalau membawa anak kecil, beri tahu dulu apa yang akan mereka lewati.