Museum budaya Nias di Gunungsitoli. Koleksinya dikumpulkan seorang pastor Kapusin sejak 1972.
Insider tip
Aturan museum yang tercatat: benda koleksi tidak boleh difoto, papan keterangannya boleh. Tanyakan petugas apakah aturan itu masih berlaku sebelum mengeluarkan kamera.
Kid-friendly
Museum dalam ruangan dengan beberapa paviliun dan koleksi batu megalit. Ingatkan anak bahwa koleksi tidak boleh difoto atau disentuh.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Museum di Jalan Yos Sudarso, Gunungsitoli, yang dikelola Persaudaraan Kapusin Sibolga. Koleksinya dikumpulkan Pastor Johannes Maria Hämmerle sejak 1972: patung leluhur, perhiasan, senjata, dan perkakas sehari-hari orang Nias. Museum ini punya empat paviliun dan satu paviliun khusus batu megalit. Izin pendiriannya keluar pada 16 September 1993.
Ordo Kapusin memilih Gunungsitoli untuk museum ini karena banyak pelajar Nias bersekolah di kota itu. Koleksinya sengaja ditaruh dekat mereka.
Letaknya di pesisir kota, dekat pelabuhan Gunungsitoli. Singgah di sini sebelum ke selatan. Ukiran dan batu yang nanti Anda lihat di desa adat jadi lebih mudah dipahami.