Taman tepi laut Gunungsitoli yang dibangun di atas reruntuhan gempa 2005.
Insider tip
Di puncak Monumen Gempa ada potongan puing asli dari gempa itu. Baca nama-nama di monumennya sebelum berfoto.
Kid-friendly
Taman kota terbuka di tengah Gunungsitoli, dipakai untuk acara warga. Paling nyaman sore hari. Saat ada festival, tamannya ramai.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Taman di pesisir Jalan Saompo ini dibangun di atas bekas rumah-rumah yang hancur karena gempa Nias 2005. Namanya diambil dari salam khas Nias, ya'ahowu. Di sekitarnya ada Monumen Durian dan Monumen Gempa Nias yang memuat nama-nama korban. Taman ini dipakai untuk acara budaya, perayaan 17 Agustus, Natal, dan festival Nias.
Gempa 28 Maret 2005 berkekuatan 8,7 menewaskan lebih dari seribu orang di Nias. Gunungsitoli paling parah, sekitar 65 persen bangunannya roboh.
Taman ini di tengah kota, dekat museum dan pelabuhan. Datang sore, saat udara lebih teduh dan warga mulai berkumpul.