Pusat penelitian dan rehabilitasi orangutan yang didirikan Biruté Galdikas pada 1971 di hulu Sungai Sekonyer.
Insider tip
Jangan membawa makanan atau botol plastik terbuka di jalur. Orangutan yang terbiasa dengan manusia tahu tas berisi apa.
Kids: plan ahead
Perjalanan setengah hari naik klotok, lalu jalan kaki pendek di hutan ke panggung makan orangutan. Jangan bawa makanan terbuka. Anak harus tenang dan dekat orang tua di dekat orangutan.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Pusat penelitian orangutan pertama di Tanjung Puting, didirikan pada 1971 dengan bantuan Leakey Foundation. Di sini Biruté Galdikas memulai penelitiannya terhadap orangutan yatim dan sitaan yang dilepas kembali ke alam. Pengelolaannya oleh Balai Taman Nasional bersama Orangutan Foundation International.
Nama kampnya diambil dari Louis Leakey, pembimbing Galdikas. Penelitian Galdikas jadi sampul National Geographic pada Oktober 1975, dan Galdikas meninggal pada Maret 2026.
Dari Kumai sekitar setengah hari dengan klotok, atau sekitar satu setengah jam dengan speedboat. Pemberian makan di panggung biasanya siang menjelang sore. Dari dermaga ke panggung ada jalan kaki pendek lewat hutan.