Taman nasional seluas lebih dari 400 ribu hektare di Kalimantan Tengah, terkenal karena konservasi orangutan.
Insider tip
Musim kemarau sekitar Juni sampai September paling nyaman untuk jalan di hutan, tetapi pohon buah lebih sedikit sehingga orangutan lebih sering datang ke tempat pemberian makan.
Kids: plan ahead
Hampir semua kunjungan berupa paket klotok dua sampai tiga hari. Ada jalan kaki di hutan dan nyamuk. Bawa obat nyamuk dan baju lengan panjang untuk anak.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Kawasan hutan rawa gambut, hutan kerangas, dan mangrove di semenanjung barat daya Kalimantan Tengah. Awalnya suaka margasatwa sejak 1937 untuk melindungi orangutan dan bekantan, jadi Cagar Biosfer UNESCO pada 1977, lalu taman nasional. Ada empat pusat penelitian dan rehabilitasi di dalamnya, dengan Camp Leakey yang tertua.
Sekitar 65 persen hutan primernya sudah rusak, sebagian besar karena kebakaran 1997 dan 1998, penebangan liar, dan tambang. Di seberang Sungai Kumai, hutan gambut sudah berganti kebun sawit.
Masuk lewat Kumai, sekitar setengah jam dari Bandara Iskandar Pangkalan Bun. Hampir semua orang ikut paket klotok dua hari satu malam atau tiga hari dua malam. Izin masuk taman nasional biasanya diurus operator klotok.