Tujuh kampung kayu di atas laut di Weld Quay, masing-masing dihuni satu marga Tionghoa sejak akhir abad ke-19.
Insider tip
Pelankan suara dan jangan memotret ke dalam rumah. Kalau ada papan larangan foto, ikuti saja.
Kids: plan ahead
Jalannya titian kayu di atas laut dan tanpa naungan. Gandeng anak kecil terus, dan hindari siang hari yang panas.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Tujuh kampung kayu di atas laut di tepi Weld Quay, masing-masing dihuni satu marga Tionghoa: Ong, Lim, Chew, Tan, Lee, marga campuran, dan Yeoh. Kampung ini tumbuh antara 1880-an dan 1960-an dari dermaga bongkar muat para imigran Fujian. Status Warisan Dunia 2008 membuatnya ramai wisatawan.
Warga sampai sekarang hanya memegang izin tinggal sementara yang diperpanjang setiap tahun, padahal Inggris dulu menjanjikan pengakuan hukum. Pemerintah negara bagian pernah berencana menggusur kampung ini dan memindahkan warganya ke rumah susun. Rumah-rumah itu masih dihuni.
Chew Jetty yang paling ramai dan paling banyak kios. Jeti lain lebih sepi. Datang pagi atau sore, karena siang hari papan kayunya panas dan tidak ada naungan.