Pulau Pinang, Malaysia
Ibu kota negara bagian Pulau Pinang di Malaysia utara, didirikan Francis Light sebagai pelabuhan dagang pada 1786. Kota tuanya terjaga. Statusnya Warisan Dunia UNESCO sejak 2008, bersama Melaka, karena rumah marga, masjid, kuil, dan rumah tokonya masih utuh. Banyak orang datang untuk makanan jalanannya, dari nasi kandar sampai asam laksa.
Melayu, Hokkien, dan Inggris
Bahasa
Bahasa Melayu dipahami di mana-mana, tetapi di pasar dan kedai Tionghoa banyak orang memakai Hokkien Penang, dan bahasa Inggris dipakai luas. Hati-hati dengan kata yang mirip: dalam bahasa Melayu 'percuma' berarti gratis. Kalau ragu, pakai bahasa Inggris sederhana.
Masuk masjid dan kuil
Etiket
Di masjid seperti Kapitan Keling, pakai pakaian yang menutup bahu dan lutut, dan perempuan menutup rambut; jubah kadang dipinjamkan di pintu. Di kuil Tionghoa dan Hindu, lepas sepatu kalau ada tanda, dan jangan memotret orang yang sedang berdoa. Di Clan Jetties, ingat bahwa rumah-rumahnya masih dihuni.
Halal ada, tapi cek tiap gerai
Kuliner
Makanan jalanan Penang campuran Melayu, India, dan Tionghoa, dan halal tidaknya beda per gerai, bukan per pusat jajan. Nasi kandar lahir dari pedagang Tamil Muslim dan umumnya dijual kedai Muslim. Char kway teow aslinya digoreng dengan minyak babi dan diberi kerupuk lemak babi, dan Hokkien mee (prawn mee) memakai kaldu tulang babi. Cari logo halal JAKIM atau gerai berlabel 'Muslim' kalau ingin aman.
Bandara, bus, dan jalan kaki
Transportasi
Bandara Internasional Penang ada di ujung tenggara pulau, sekitar 16 km dari pusat kota. Di dalam kota, Rapid Penang mengoperasikan bus ke hampir seluruh pulau. Kota tua George Town paling enak dijelajahi dengan jalan kaki atau aplikasi Grab. Dari Kuala Lumpur, ada bus, kereta ke Butterworth, lalu feri ke pulau.
Bebas visa, isi MDAC dulu
Visa & Dokumen
Paspor Indonesia bebas visa ke Malaysia untuk kunjungan wisata singkat. Isi Malaysia Digital Arrival Card (MDAC) secara daring dalam 3 hari sebelum tiba; gratis, jadi jangan bayar situs perantara. Paspor harus berlaku minimal 6 bulan saat tiba. Cek aturan terbaru sebelum berangkat, karena aturan masuk Malaysia beberapa kali berubah.
No tours here yet. Check back soon.
Penang (George Town)
Sarapan sampai larut malam; banyak kedai buka 24 jam.
Local insight
$
Kompleks kuil Buddha terbesar di Malaysia, di lereng Air Itam, dengan pagoda tujuh tingkat dan patung perunggu Guanyin 36,57 meter.
$$
Kumpulan bukit di tengah Pulau Pinang, 833 meter di titik tertinggi, dinaiki dengan satu-satunya kereta funikular di Malaysia.
$$
Rumah saudagar abad ke-19 bercat biru nila dengan 38 kamar, kini hotel dan museum yang bisa dilihat lewat tur berpemandu.
$
Rumah marga Hokkien terbesar di Malaysia, kuil marga penuh ukiran di Cannon Square, jantung kota tua George Town.
$
Mural Ernest Zacharevic dari George Town Festival 2012, termasuk Children on Bicycle yang memakai sepeda sungguhan.
$$
Rumah besar bercat hijau milik Kapitan Chung Keng Quee, kini museum dengan lebih dari 1.000 barang antik Peranakan.
$
Masjid abad ke-19 peninggalan pedagang Muslim India di tengah kawasan Warisan Dunia George Town.
$
Taman nasional 1.213 hektare di ujung barat laut Pulau Pinang: hutan, mangrove, pantai penyu, dan danau meromiktik.
$
Benteng terbesar yang masih berdiri di Malaysia, dibangun Inggris di titik pendaratan Francis Light tahun 1786.
$
Tujuh kampung kayu di atas laut di Weld Quay, masing-masing dihuni satu marga Tionghoa sejak akhir abad ke-19.