Rumah marga Hokkien terbesar di Malaysia, kuil marga penuh ukiran di Cannon Square, jantung kota tua George Town.
Insider tip
Pada bulan ketujuh kalender Imlek, biasanya sekitar Agustus atau September, panggung di depan kuil masih dipakai untuk opera Tionghoa. Tanyakan jadwalnya di loket kalau kamu datang di bulan itu.
Kid-friendly
Halamannya datar dan luas. Aula utama adalah kuil marga, jadi minta anak tidak menyentuh altar dan ukiran.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Rumah marga Hokkien terbesar di Malaysia, milik marga Leong San Tong Khoo, di Cannon Square di bagian tertua George Town. Kuil marganya selesai pada 1906, pengganti bangunan 1851 yang terbakar pada 1901. Kompleksnya masih utuh. Di sekitar halaman granitnya ada gedung perkumpulan, panggung opera, dan deretan rumah anggota marga dari akhir abad ke-19.
Orang Tionghoa Penang saat itu percaya bangunan pertama terbakar karena terlalu mirip istana kaisar dan membuat dewa murka. Versi yang dibangun ulang sengaja dibuat lebih kecil. Marga ini hanya mewakili keturunan dari satu desa di Haicang, Xiamen, bukan semua orang bermarga Khoo.
Pintu masuknya di gang kecil dari Lebuh Armenian dan Lebuh Pantai, jadi gampang terlewat. Tiket dibayar di gerbang. Datang pagi, saat aula utama belum dipenuhi rombongan.