Masjid tertua di Pontianak, dari kayu, berdiri di tepi Sungai Kapuas dekat keraton.
Insider tip
Lihat masjid dari sungai saat pulang menyeberang sore hari. Dari air bentuk atapnya terlihat utuh.
Kids: plan ahead
Pakai pakaian tertutup, dan perempuan bawa kerudung. Datang di luar waktu salat Jumat. Paling enak didatangi lewat perahu.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Masjid tertua dan terbesar di Pontianak, satu dari dua bangunan yang menandai berdirinya kota pada 1771 bersama Keraton Kadriah. Didirikan Syarif Abdurrahman Alkadrie, dan aslinya beratap rumbia. Bangunan sekarang dari kayu dengan atap bertingkat.
Syarif Abdurrahman adalah anak Habib Husein, ulama keturunan Arab, dan putri Raja Matan. Rombongannya datang menyusuri Kapuas dengan 14 perahu.
Pakai pakaian tertutup dan, untuk perempuan, bawa kerudung. Datang di luar waktu salat Jumat kalau hanya ingin melihat. Masjid ini menghadap sungai, jadi paling enak didatangi lewat perahu.