Pulau di Sungai Barito yang dihuni kera ekor panjang, dengan altar yang masih dipakai warga.
Insider tip
Bayar pemandu setempat yang membawa tongkat. Bukan untuk memukul kera, tetapi karena keberadaannya saja membuat kera menjaga jarak.
Pulau kecil di Sungai Barito yang dihuni kera ekor panjang dalam jumlah besar. Ada jalur papan yang melintasi pulau dan altar kecil yang dipakai warga keturunan Tionghoa. Perahu ke sini berangkat dari Banjarmasin sekitar 30 menit.
Pulau ini dianggap keramat oleh sebagian warga, dan ada tradisi memberi sesaji di altar yang berdiri di tengah pulau. Karena itu keranya dibiarkan meskipun jumlahnya banyak.
Jangan membawa makanan atau kantong plastik yang terlihat. Kera di sini terbiasa mengambil dari tangan pengunjung. Simpan kacamata dan ponsel sebelum turun dari perahu.