Rated highly for authenticity and low on tourist crowds by our local editors.
Rumah kayu yang mengapung di atas rakit bambu di tepi Sungai Musi, warisan aturan zaman kesultanan.
Insider tip
Minta tukang ketek melambat di sisi Ulu. Rumah rakit dan rumah panggung tua lebih banyak di sana daripada di sisi Ilir yang ramai bangunan beton.
Rumah tradisional Sumatera Selatan yang dibangun di atas rakit bambu dan mengapung di tepi Sungai Musi, Ogan, dan Komering. Supaya tidak hanyut, rumah diikat ke tiang tambat yang disebut serdang. Bentuk rumah ini diperkirakan sudah ada sejak masa Sriwijaya. Sekarang jumlahnya tinggal sedikit di Palembang.
Pada masa Kesultanan Palembang, pendatang asing seperti orang Tionghoa tidak boleh membangun rumah di darat dan harus tinggal di rumah rakit. Penguasa bisa menghukum pendatang yang melanggar hukum dengan memotong tambatan rumahnya sampai hanyut.
Paling mudah dilihat dari perahu ketek yang menyusuri Musi dari Benteng Kuto Besak. Ini rumah tinggal warga, jadi jangan naik tanpa diundang.