Sumatera Selatan, Indonesia
Kota tertua di Indonesia, bekas pusat Kerajaan Sriwijaya, yang dibelah Sungai Musi. Terkenal dengan Jembatan Ampera, pempek, dan kampung-kampung tua di kedua sisi sungai.
Sore hari di tepi Musi, hindari kabut asap
Waktu Terbaik
Aktivitas terbaik di Palembang ada di sore sampai malam, saat kawasan Benteng Kuto Besak ramai dan Jembatan Ampera menyala. Siang hari panas dan lembap. Perhatikan bahwa sekitar Agustus sampai Oktober wilayah Sumatera Selatan kadang terdampak kabut asap kebakaran lahan, yang bisa mengganggu penerbangan dan pernapasan. Cek kondisi udara sebelum berangkat pada bulan-bulan itu.
Tunai untuk perahu dan pasar
Uang
Restoran, hotel, dan mal menerima kartu. Perahu ketek, pedagang pempek kaki lima, dan pasar hanya menerima tunai. Siapkan pecahan kecil karena penjual sering tidak punya kembalian besar. Tawar harga sewa perahu dengan wajar, dan tanya dua atau tiga tukang perahu sebelum memutuskan supaya tahu kisaran harga sebenarnya.
Kota Sriwijaya, dan songket yang mahal karena alasannya
Budaya
Palembang adalah pusat Kerajaan Sriwijaya yang menguasai jalur laut Asia Tenggara sejak abad ke-7. Kain songket Palembang ditenun tangan dengan benang emas dan sehelai bisa memakan waktu berbulan-bulan, jadi harganya memang tinggi. Kalau ditawari songket sangat murah, itu hampir pasti tenun mesin. Minta ditunjukkan sisi belakang kain untuk membedakannya.
Pempek, dan cara membedakan yang bagus
Kuliner
Pempek adalah makanan wajib di Palembang, dibuat dari ikan tenggiri atau gabus dicampur sagu, disajikan dengan kuah cuko yang hitam, asam, dan pedas. Jenisnya banyak: kapal selam berisi telur, lenjer yang panjang, adaan yang bulat digoreng. Yang bagus terasa ikannya, bukan sagunya. Selain pempek ada tekwan, model, dan mie celor. Hampir semuanya berbahan ikan dan halal.
LRT dari bandara dan perahu ketek di sungai
Transportasi
Palembang punya LRT yang menghubungkan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II dengan pusat kota, murah dan bebas macet. Di dalam kota ada ojek dan mobil daring. Untuk menyeberang atau menyusuri Sungai Musi, gunakan perahu ketek yang disewa di dermaga sekitar Benteng Kuto Besak. Sepakati harga dan lama sewa sebelum naik, karena tidak ada tarif resmi.
No tours here yet. Check back soon.
Pukul 07.00 sampai 10.00 pada hari kerja.
Local insight
$
Rumah panggung Tionghoa abad ke-18 di tepi Sungai Musi, sisi Seberang Ulu.
$
Situs kanal dan pulau buatan Sriwijaya di Karanganyar, lengkap dengan museum kecil.
$
Bukit rendah di Palembang, situs peninggalan Sriwijaya dan kompleks makam tokoh Melayu.
$
Museum provinsi Sumatera Selatan dengan rumah limas kayu di halamannya.
$
Masjid bergaya Tionghoa berwarna merah dan hijau di kawasan Jakabaring.
$
Masjid kesultanan dari 1748 dengan atap bertingkat bergaya campuran Jawa, Tiongkok, dan Eropa.
$
Benteng kesultanan Palembang dari abad ke-18, dibangun warga lokal bukan Belanda.
$$
Delta kecil di Sungai Musi dengan pagoda sembilan tingkat dan legenda putri Tiongkok.
$
Bekas kediaman residen Belanda di tepi Musi, kini museum sejarah Palembang dan Sriwijaya.
$
Jembatan penanda Palembang di atas Sungai Musi, dibuka 1965 dengan bagian tengah yang dulu bisa diangkat.