Danau vulkanik di kaki Gunung Pakuwaja yang airnya menggerakkan PLTA Garung.
Insider tip
Cocok sebagai persinggahan saat naik ke Dieng atau turun ke kota. Pagi hari permukaannya sering tenang dan memantulkan bukit di sekitarnya.
Kid-friendly
Telaga yang mudah dicapai dari kota, sekitar 30 menit. Ada perahu warga untuk keliling. Minta pelampung untuk anak.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Telaga di Desa Maron, Garung, sekitar 2 km dari ibu kota kecamatan. Terbentuk akibat letusan vulkanik di kaki Gunung Pakuwaja. Sejak masa kolonial telaga ini dipelajari untuk pembangkit listrik, dan kini airnya dipakai PLTA Garung. Telaga ini lebih rendah dan lebih mudah dicapai dari kota Wonosobo daripada telaga-telaga di Dieng.
Nama Menjer berasal dari desa asal telaga ini, sebelum desanya dimekarkan dan telaganya masuk wilayah Maron. Perusahaan listrik kolonial ANIEM sudah menyurvei telaga ini pada 1929.
Dari kota Wonosobo sekitar 30 menit ke arah Dieng. Ada perahu warga untuk keliling telaga. Bukit di sisi telaga bisa didaki untuk melihatnya dari atas.