Reruntuhan benteng Portugis 1522 di barat daya Ternate, disebut benteng kolonial pertama di Maluku.
Insider tip
Baca dulu sejarahnya sebelum datang. Tanpa konteks, Kastela hanya terlihat seperti tumpukan batu di pinggir jalan.
Kid-friendly
Yang tersisa kebanyakan dinding dan fondasi, kunjungannya singkat. Ceritakan sejarahnya ke anak dulu supaya menarik. Siang hari panas.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Reruntuhan benteng yang dibangun Portugis mulai 1522 dan selesai 1523, di pesisir barat daya Ternate. Benteng ini disebut sebagai benteng kolonial pertama di Kepulauan Maluku. Namanya berbeda-beda: São João Baptista dalam bahasa Portugis, Ciudad del Rosario dalam bahasa Spanyol, dan Gammalamma dalam bahasa Ternate dan Belanda.
Armada Portugis berangkat dari Lisbon pada 1521 dengan perintah mendahului armada Spanyol Magellan, lalu membangun benteng ini. Dari sinilah persaingan Eropa memperebutkan cengkih Maluku dimulai.
Sekitar 20 menit berkendara dari pusat kota ke arah barat daya. Yang tersisa kebanyakan dinding dan fondasi, jadi kunjungannya singkat.