Istana Sultan Tidore di Soasio, didirikan kembali pada 2004 sampai 2010.
Insider tip
Berpakaian sopan dan minta izin penjaga sebelum masuk ke bagian dalam. Kedaton ini masih dipakai untuk upacara kesultanan.
Kids: plan ahead
Dari Ternate harus menyeberang dengan speedboat, lalu lanjut darat. Pakaikan pelampung untuk anak. Kedatonnya masih dipakai upacara, jadi pakaian sopan dan minta izin.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Istana Kesultanan Tidore di Kelurahan Soasio, Pulau Tidore. Kedaton permanennya dibangun pada 1812 di masa Sultan Muttahiddin Muhammad, lalu dihancurkan pada 1912. Bangunan sekarang didirikan kembali mulai 2004 dan selesai pada Maret 2010.
Tidore dan Ternate adalah dua kesultanan cengkih yang bersaing selama berabad-abad, masing-masing bersekutu dengan bangsa Eropa yang berbeda. Pembangunan kembali kedaton ini didorong Sultan Djafar Syah setelah hampir seabad tanpa istana.
Dari Ternate, seberangi selat dengan speedboat ke Tidore, lalu lanjut darat ke Soasio di sisi timur pulau. Benteng Tahula ada di dekatnya, jadi kunjungi keduanya sekalian.