Mumi berasap seorang kepala perang di Kampung Aikima, dijaga keluarganya sampai sekarang.
Insider tip
Bersikap seperti saat berziarah. Jangan menyentuh mumi kecuali dipersilakan, dan jangan berpose bercanda di sebelahnya.
Kids: plan ahead
Melihat mumi adalah kunjungan yang khidmat. Siapkan anak sebelumnya, karena wujudnya bisa menakutkan. Jangan menyentuh atau bercanda di dekatnya.
Assessed from the sources listed for this place. Check conditions on the day.
Kampung Aikima di Distrik Pisugi menyimpan mumi Werapak Elosak (ejaannya berbeda-beda di sumber). Jenazahnya diawetkan dengan pengasapan sehingga warnanya gelap dan bentuknya utuh, tidak dibalut kain. Tradisi ini dimiliki beberapa suku di Pegunungan Tengah. Di Lembah Baliem tradisi suku Hubula ini disebut akonipuk.
Mumi ini leluhur yang dihormati, bukan benda pameran. Pengawetan dengan asap dulu diberikan kepada orang yang dianggap berjasa, misalnya kepala perang.
Aikima dekat dari kota, sekitar 8 km. Mumi dikeluarkan dari honai oleh keluarga penjaganya. Biaya melihat dan memotret disepakati langsung dengan mereka.