Best time to go
Setiap kali bertamu
Sirih, pinang, dan kapur disajikan kepada tamu sebagai tanda diterima di rumah dan di kampung. Di pasar Sumba, sirih dan pinang dijual dalam ikatan kecil.
Open in Google MapsLudah merah di jalan berasal dari kunyahan sirih pinang, bukan darah. Ini kebiasaan sehari-hari orang tua maupun muda di Sumba.
Kalau tidak biasa mengunyah, terima tempatnya dengan dua tangan lalu kembalikan dengan senyum. Membawa seikat sirih pinang sebagai buah tangan saat berkunjung dihargai.