Best time to go
Paling mudah ditemui saat Festival Budaya Lembah Baliem, Agustus
Pikon adalah harpa mulut sepanjang sekitar 5 cm dari buluh, dengan lidi penggetar di tengahnya. Bunyinya diatur dengan rongga mulut, mirip kicau burung. Orang Walak menyebutnya goknggaik, orang Lani menyebutnya longger. Biasanya dimainkan laki-laki untuk melepas penat.
Open in Google MapsKini sebagian pemain bisa menghasilkan nada do, mi, dan sol dari pikon. Dulu bunyinya tanpa nada sama sekali.
Kalau berkunjung ke kampung, tanyakan apakah ada yang bisa memainkan pikon. Pikon buatan warga kadang dijual sebagai cendera mata.