Best time to go
Pagi atau sore, saat halaman desa tidak terlalu panas
Di tengah Bawömataluo berdiri omo sebua, rumah kepala adat. Rumah seperti ini dibangun di atas tiang-tiang besar kayu besi yang bertumpu pada lempengan batu, dengan atap curam yang bisa mencapai 16 meter. Satu-satunya jalan masuk lewat tangga sempit dan pintu kecil di atasnya. Sambungan kayunya dikunci tanpa paku atau ikatan, dan terbukti tahan gempa.
Open in Google MapsPintu kecil di atas tangga itu sengaja dibuat sempit. Dulu perang antardesa sering terjadi, dan rumah kepala adat harus sulit diserbu.
Lihat bagian kolong rumah: tiang tegak dan tiang miringnya yang saling menopang itulah yang membuat rumah ini tahan guncangan. Masuk ke dalam hanya kalau diundang.