Jawa Tengah, Indonesia
Solo, atau Surakarta, adalah kota budaya Jawa di tepi Bengawan Solo, Jawa Tengah, yang dijuluki "The Spirit of Java". Kota ini istimewa karena memiliki dua istana kerajaan, Keraton Kasunanan dan Pura Mangkunegaran, yang masih menjaga tradisi Jawa adiluhung. Solo dikenal ramah dan tenang, menjadi pusat batik, gamelan, dan kuliner legendaris seperti nasi liwet, timlo, dan serabi Notosuman.
Bahasa Jawa yang halus
Bahasa
Warga Solo terkenal lembut dan sopan (alus). Tutur katanya halus, jadi balaslah dengan ramah. Ucapan "nggih" (iya) dan "matur nuwun" (terima kasih) akan disambut hangat.
Sopan santun di keraton
Etiket
Saat mengunjungi Keraton Kasunanan atau Pura Mangkunegaran, berpakaian sopan, lepas alas kaki di area tertentu, dan patuhi larangan memotret di ruang sakral.
Berkeliling Solo
Transportasi
Kota Solo relatif kecil dan datar. Gunakan Batik Solo Trans (BST), ojek/taksi online, atau becak untuk menyusuri pusat kota. Untuk Tawangmangu dan candi di lereng Lawu, sewa mobil.
Kuliner malam lesehan
Kuliner
Banyak kuliner khas Solo, seperti nasi liwet dan wedangan (angkringan), paling nikmat disantap malam hari secara lesehan. Bawa uang tunai secukupnya.
Kota dua keraton
Budaya
Solo unik karena punya dua istana: Kasunanan dan Mangkunegaran. Banyak agenda budaya seperti kirab dan grebeg digelar dari keraton; cek kalender wisata agar tak terlewat.
No tours here yet. Check back soon.
Local insight
Menyusuri kuliner legendaris kota budaya
Istana kerajaan pusat budaya Jawa
Istana kedua Solo dengan pendapa terluas
Candi unik berbentuk piramida di lereng Lawu
Kampung batik tertua dengan rumah saudagar kuno
Pasar tradisional ikonik bergaya kolonial
Air terjun sejuk di lereng Gunung Lawu
Pabrik gula tua yang disulap jadi ruang budaya
Masjid kerajaan 1768 dengan atap tajuk tiga tingkat
Benteng kolonial Belanda di pusat kota
ShoppingPasar batik terbesar Solo, di sebelah Keraton
Museum tertua di Indonesia, berdiri sejak 1890