Dari 1414 sampai awal 1900-an
Sembilan masjid dari Maluku sampai Aceh, diurutkan kira-kira menurut tahun berdirinya. Bentuk atapnya ikut bercerita: masjid Jawa awal memakai atap tumpang tanpa kubah, dan kubah baru muncul belakangan. Tahun di setiap catatan diambil dari halaman tempatnya masing-masing.
ReligiousAmbon$
Masjid tertua di Maluku, dibangun 1414. Rangkanya memakai pasak kayu, bukan paku, jadi bisa dibongkar pasang.
Dibangun 1414. Dindingnya gaba-gaba dari pelepah sagu, sambungannya pasak kayu tanpa paku.
ReligiousSurabayaFree
Wisata religi & kampung tua bernuansa Timur Tengah
Dibangun 1421 oleh Sunan Ampel. Kompleksnya bersambung dengan gang-gang Kampung Arab.
ReligiousCirebon$
Masjid abad ke-16 yang dibangun pada masa Sunan Gunung Jati, tanpa kubah.
Berdiri sekitar 1498 di sebelah Keraton Kasepuhan. Atapnya tumpang tiga, tanpa kubah.
ReligiousBanjarmasin$
Masjid kayu abad ke-16, tertua di Kalimantan Selatan, dengan mihrab beratap terpisah.
Abad ke-16, masa sultan Banjar pertama yang memeluk Islam. Seluruh bangunannya kayu.
ReligiousCirebon$
Masjid cagar budaya berusia sekitar lima abad dengan pagar bata merah dan perpaduan langgam Arab dan Tionghoa.
Usianya sekitar lima abad. Pagarnya bata merah tanpa plester.
ReligiousPalembang$
Masjid kesultanan dari 1748 dengan atap bertingkat bergaya campuran Jawa, Tiongkok, dan Eropa.
Selesai 1748 di masa Sultan Mahmud Badaruddin I. Ujung atapnya melengkung seperti atap Tiongkok.
ReligiousSolo (Surakarta)Free
Masjid kerajaan 1768 dengan atap tajuk tiga tingkat
Dibangun 1763 sampai 1768 oleh Pakubuwono III, di sisi barat Alun-alun Utara.
ReligiousBanda Aceh$
Masjid kesultanan berkubah hitam dengan payung raksasa di halamannya, bertahan saat tsunami 2004.
Dibangun ulang pada 1879, setelah masjid sebelumnya terbakar dalam Perang Aceh.
ReligiousMedan$
Masjid oktagonal 1909 dengan marmer Italia dan kaca patri Tiongkok
Dibangun 1906 sampai 1909. Marmernya dari Italia, kaca patrinya dari Tiongkok.